Etika dan Profesionalisme TSI

Pada pertemuan kali ini saya akan membahas tentang etika dan profesionalisme Teknologi Sistem Informasi (TSI).
Etika (Ethos) berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti adat kebiasaaan. Etika merupakan ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia.
Profesi lebih banyak dimengerti sebagai suatu hal yang berkaitan dengan bidang tertentu atau jenis pekerjaan yang diperoleh dari pendidikan dan memiliki keahlian. Tetapi dengan keahlian saja yang diperoleh dari pendidikan kejuruan, juga belum cukup untuk menyatakan suatu pekerjaan dapat disebut profesi. Dapat dikatakan bahwa profesi merupakan suatu kegiatan atau jenis pekerjaan yang memerlukan keahlian secara pendidikan dan memiliki penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksanaan.
Profesional menurut KBBI, 1994 berasal dan kata profesional yang mempunyai makna yaitu berhubungan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankannya. Sedangkan profesionalisme menurut Longman, 1987 adalah tingkah laku, keahlian atau kualitas dan seseorang yang professional.
Pengertian Teknologi Sistem Informasi
SI (Sistem Informasi) adalah system komputer yang menyediakan informasi sesuai dengan permintaan user. TI merupakan perpaduan antara teknologi computer dan teknologi komunikasi, istilah ini lebih dikenal dengan information and communication technology (ICT). TSI (Teknologi Sistem Informasi) lebih mengarah pada teknologi yang digunakan dalam mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyampaika informasi untuk tujuan yang spesifik, namun pada dasarnya masih merupakan bagian dari sebuah sistem informasi itu sendiri. Dengan kata lain TSI merupakan SI yang dibangun diatas suatu infrastruktur TI.
Sehingga dapat diartikan bahwa etika dan profesionalisme dalam TSI merupakan suatu ukuran tingakah laku dan keahlian yang dinilai terhadap seorang professional dalam menggunakan teknologi system informasi.
Mengapa perlu menggunakan Etika dan Profesionalisme TSI ?
Kode etik adalah sistem norma, nilai dan aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik, dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional. Kode etik menyatakan perbuatan apa yang benar atau salah, perbuatan apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.

Kode etik dalam profesional TSI sangat diperlukan karena menekankan agar software engineer (IT ) memiliki komitmen yang tinggi untuk menjaga agar profesinya adalah profesi yang bermanfaat bagi masyarakat dan merupakan profesi yang terhormat. Dengan adanya kode etik ini diharapkan seorang professional dapat bertanggung jawab terhadap tugasnya dan menghindari adanya perbuatan-perbuatan jahat.

Kapan menggunakan etika dan profesionalisme TSI ?

Etika membantu kita dalam pengambilan keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yang tidak. Perlu dipahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.

Sistem Penilaian Dalam Etika
a. Tingkat pertama
Sebelum lahir jadi perbuatan, jadi masih berupa rencana dalam kata hati.
b. Tingkat ke 2
Sesudahnya sudah berupa perbuatan nyata/pekerti.
c. Tingkat ke 3
Akibat atau hasil dari perbuatan itu baik atau buruk.

Etika dan profesionalisme harus digunakan setiap waktu oleh pelaku professional. Karena hal ini berkaitan erat dengan tanggung jawab.

Siapa yang menggunakan etika dan profesioanalisme TSI ?

Rasanya siapapun perlu memiliki etika dan profesioanlisme terutama bagi professional. Atau dengan kata lain semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI perlu memiliki etika dan profesionalisme. Didalam teknologi system informasi, suatu etika dan profesionalisme amat sangat dibutuhkan guna menunjang suatu keberhasilan dalam membangun sebuah teknologi. Orang yang tidak menuruti akan etika atu profesionalisme dalam teknologi sistem tentunya tidak akan mengalami kemajuan sehingga tujuan tidak akan tercapai.

Sumber :

http://staffsite.gunadarma.ac.id/robby.c/index.php?stateid=download&id=7643&part=files

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/3848/1/08E00521.pdf

http://sidodolipet.blogspot.com/2010/02/pengertian-etika-pengertian-profesi-ciri.html
http://kotakpostafu.wordpress.com/2010/02/19/etika-dan-profesionalisme-tsi/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: